πTujuan :
· Mengerti dan percaya bahwa Tuhan menjanjikan penyertaanNya di manapun dan kapanpun.
π Ayat hafalan :
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Amsal 3:5-6
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Amsal 3:5-6
π¨ Latar belakang pengajaran :
...........................................................
...........................................................
π π£ Attention Grabber :
..........................
π Bahan Cerita :
Tuhan yang Pimpin Hidupku
Fokus alkitab
Kejadian 12:1-9 ; Amsal 3:5-6
Masa depan merupakan misteri bagi semua orang. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Satu hal yang pasti Tuhan senantiasa menjaga jalan hidup kita.
Mengamati kisah bagaimana Abraham dipanggil Tuhan untuk pergi ke suatu negeri yang tidak diketahuinya, membuat kita belajar tentang IMAN dan PERCAYA pada penyertaan Tuhan. Abraham memberikan teladan bagi kita tentang arti PERCAYA pada pimpinan dan pemeliharaan Tuhan.
Tuhan kita adalah Tuhan yang ajaib. Dengan cara yang berbeda-beda, setiap orang menerima panggilan dalam hidupnya, untuk melakukan apa yang menjadi rancangan Tuhan.
Gladys Aylward salah satunya. Ia seorang wanita kelahiran Inggris yang meyakini panggilan Tuhan dalam hidupnya untuk menjadi misionaris ke Cina. Penyertaan Tuhan begitu nyata dalam kehidupan Gladys. Walaupun ia baru berangkat ke Cina dalam usia yang tidak terlalu muda, namun Tuhan memampukannya menempuh perjalanan yang tidak mudah dari Inggris ke daratan Cina. Tuhan tetap memimpin dan menyertai Gladys, sewaktu ia harus mendamaikan orang-orang yang berkelahi di penjara, bahkan ketika ia membawa anak-anak melintasi pegunungan melewati daerah perbatasan. Tuhan senantiasa memimpin kehidupan Gladys.
Bacalah dan hafalkan Amsal 3:5-6. Ada tiga hal yang harus kamu lakukan :
Dan jika kamu memenuhi hal-hal tersebut, maka ada janji buat kamu :
Percayalah Tuhan senantiasa menyertai dan menuntun kamu melewati apapun juga dalam masa yang akan datang.
Fokus alkitab
Kejadian 12:1-9 ; Amsal 3:5-6
Masa depan merupakan misteri bagi semua orang. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Satu hal yang pasti Tuhan senantiasa menjaga jalan hidup kita.
Mengamati kisah bagaimana Abraham dipanggil Tuhan untuk pergi ke suatu negeri yang tidak diketahuinya, membuat kita belajar tentang IMAN dan PERCAYA pada penyertaan Tuhan. Abraham memberikan teladan bagi kita tentang arti PERCAYA pada pimpinan dan pemeliharaan Tuhan.
Tuhan kita adalah Tuhan yang ajaib. Dengan cara yang berbeda-beda, setiap orang menerima panggilan dalam hidupnya, untuk melakukan apa yang menjadi rancangan Tuhan.
Gladys Aylward salah satunya. Ia seorang wanita kelahiran Inggris yang meyakini panggilan Tuhan dalam hidupnya untuk menjadi misionaris ke Cina. Penyertaan Tuhan begitu nyata dalam kehidupan Gladys. Walaupun ia baru berangkat ke Cina dalam usia yang tidak terlalu muda, namun Tuhan memampukannya menempuh perjalanan yang tidak mudah dari Inggris ke daratan Cina. Tuhan tetap memimpin dan menyertai Gladys, sewaktu ia harus mendamaikan orang-orang yang berkelahi di penjara, bahkan ketika ia membawa anak-anak melintasi pegunungan melewati daerah perbatasan. Tuhan senantiasa memimpin kehidupan Gladys.
Bacalah dan hafalkan Amsal 3:5-6. Ada tiga hal yang harus kamu lakukan :
Dan jika kamu memenuhi hal-hal tersebut, maka ada janji buat kamu :
Percayalah Tuhan senantiasa menyertai dan menuntun kamu melewati apapun juga dalam masa yang akan datang.
π Alat Peraga :
.....................................................
π£ Step by Step :
...................................................................................
πΌπΈ Lagu :
I don’t know about tomorrow
By ira f stanphill
I don’t know about tomorrow, I just live from day to day
I don’t borrow from it’s sunshine,
for its skies may turn to gray
I don’t worry o’er the future, for I know what Jesus said :
And today I’ll walk beside Him, for He knows what is ahead
Many things about tomorrow, I don’t seem to understand
But I know who holds tomorrow, and I know who holds my hand.
π¨ IDE Aktivitas :
Secara berkelompok, dengan mata tertutup dan hanya mengandalkan suara pemimpin, berlomba sampai ke garis finish.
Sharingkan apa yang kamu dapatkan dari bahan saat teduh “Allah yang memilihkan”
(sumber : www.warungsatekamu.org)
Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu. —Kejadian 13:11
Kita mungkin punya kerinduan yang begitu rahasia sehingga tidak dapat kita ungkapkan pada orang lain—mungkin hasrat untuk menikah, atau suatu pekerjaan atau pelayanan yang ingin kita lakukan, atau melayani di suatu tempat tertentu. Kita harus menyerahkan setiap hasrat kita ke dalam tangan Allah dan berdoa, “Tuhan, Engkau yang memilihkan untukku. Aku tak akan memilihnya sendiri.”
Kejadian 13:10-11 menceritakan bahwa Lot memilih sesuai keinginannya sendiri. Ia “melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman Tuhan . . . Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu.”
Lembah Yordan, dengan tanahnya yang subur dan persediaan air yang melimpah, di mata Lot adalah tempat yang terbaik baginya. Namun, kejahatan telah mencemari wilayah itu (ay.13). Pendeta Ray Stedman menuliskan, “Dengan menganggap dirinya sendiri yang mengatur langkah hidupnya, Lot ‘memilih baginya,’ dan, diperdaya oleh apa yang dilihatnya, terjebak oleh kebutaannya ke dalam sakit hati dan penghakiman. Di sisi lain, Abram merelakan Allah yang memilihkan untuknya. . . . Abram melihat apa yang sebenarnya terjadi.” Lot memilih sesuai keinginannya sendiri dan kehilangan segalanya—keluarga, harta, dan hubungan baik dengan orang lain.
Adalah jalan yang terbaik ketika kita merelakan Allah yang memilih dan kita mengikuti pimpinan-Nya, dengan menyadari bahwa kita melakukannya karena segala jalan yang dipilihkan Bapa surgawi itu keluar dari hikmat dan kasih-Nya yang tidak terbatas. —DHR
Dahulu aku membuat keputusan di hidupku
‘Tuk melayani Tuhan dan merelakan-Nya memilihkan jalanku;
Dan ketika kurasakan ketidakpastian di persimpangan jalan,
Dia tak pernah gagal menuntunku hari demi hari. —Hess
‘Tuk melayani Tuhan dan merelakan-Nya memilihkan jalanku;
Dan ketika kurasakan ketidakpastian di persimpangan jalan,
Dia tak pernah gagal menuntunku hari demi hari. —Hess
Kepuasan dialami ketika kita lebih menginginkan
kehendak Allah daripada jalan kita sendiri.
Papa, sharingkan pada anak bagaimana Tuhan menuntun papa dalam memilih sekolah, pekerjaan, tempat tinggal, dlsb. Mari berbagi pengalaman agar anak semakin percaya pada Allah yang senantiasa membimbing kehidupan masa depan anak-anakNya!
Comments
Post a Comment