πTujuan :
· Mengerti dan percaya bahwa Tuhan menjanjikan penyertaanNya di manapun dan kapanpun, juga di dalam merancang masa depan (cita-cita)
· Mengerti bahwa Tuhan memperlengkapi setiap anak-anakNya untuk dapat berkarya di masa kini dan masa depan
· Belajar percaya bahwa Tuhan memilihkan yang terbaik untuk masa depan setiap anak-anakNya
π Ayat hafalan :
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Amsal 3:5-6
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Amsal 3:5-6
π¨ Latar belakang pengajaran :
...........................................................
...........................................................
π π£ Attention Grabber :
..........................
π Bahan Cerita :
I know who holds the future
Fokus alkitab
Matius 25:14-30,
Yeremia 17:5-10
Perumpamaan tentang talenta menggambarkan bagaimana Tuhan mempercayakan kemampuan kepada setiap anak-anakNya untuk berkarya bagi Tuhan. Demikian juga kita, dipercaya oleh Tuhan untuk melakukan sesuatu dalam hidup kita. Ada yang mahir bermain musik, berolahraga atau hal lainnya. Jika dikembangkan dengan baik, talenta ini dapat sangat berguna untuk memuliakan Tuhan, baik sekarang maupun di masa mendatang. “Hendak jadi apakah saya di masa mendatang? Bagaimanakah saya dapat menentukan yang mana cita-cita saya yang sesuai dengan kehendakNya?” Marilah kita belajar apa kata Firman Tuhan dalam merancang masa depan kita.
1. Hal-hal apakah yang Allah lakukan bagi kamu? (Yeremia 17:10)
2. Kepada siapa Allah menjanjikan berkat khusus? (Yeremia 17:7)
3. Peringatan apa yang Allah berikan ? (Yeremia 17:5)
4. Mengapa kamu tidak boleh membatasi diri dalam rancangan manusia saja? (Yesaya 55:8-9)
5. Prinsip apa yang diikuti Yesus dalam mengambil keputusan? (Yohanes 6:38)
6. Apa yang Allah sediakan agar kita dapat mengetahui kehendakNya?
Yohanes 14:23-24
Kisah Para Rasul 15:8
7. Apa janji Allah dalam Roma 8:28?
Fokus alkitab
Matius 25:14-30,
Yeremia 17:5-10
Perumpamaan tentang talenta menggambarkan bagaimana Tuhan mempercayakan kemampuan kepada setiap anak-anakNya untuk berkarya bagi Tuhan. Demikian juga kita, dipercaya oleh Tuhan untuk melakukan sesuatu dalam hidup kita. Ada yang mahir bermain musik, berolahraga atau hal lainnya. Jika dikembangkan dengan baik, talenta ini dapat sangat berguna untuk memuliakan Tuhan, baik sekarang maupun di masa mendatang. “Hendak jadi apakah saya di masa mendatang? Bagaimanakah saya dapat menentukan yang mana cita-cita saya yang sesuai dengan kehendakNya?” Marilah kita belajar apa kata Firman Tuhan dalam merancang masa depan kita.
1. Hal-hal apakah yang Allah lakukan bagi kamu? (Yeremia 17:10)
2. Kepada siapa Allah menjanjikan berkat khusus? (Yeremia 17:7)
3. Peringatan apa yang Allah berikan ? (Yeremia 17:5)
4. Mengapa kamu tidak boleh membatasi diri dalam rancangan manusia saja? (Yesaya 55:8-9)
5. Prinsip apa yang diikuti Yesus dalam mengambil keputusan? (Yohanes 6:38)
6. Apa yang Allah sediakan agar kita dapat mengetahui kehendakNya?
Yohanes 14:23-24
Kisah Para Rasul 15:8
7. Apa janji Allah dalam Roma 8:28?
π Alat Peraga :
.....................................................
π£ Step by Step :
...................................................................................
πΌπΈ Lagu :
I don’t know about tomorrow
By ira f stanphill
I don’t know about tomorrow, I just live from day to day
I don’t borrow from it’s sunshine,
for its skies may turn to gray
I don’t worry o’er the future, for I know what Jesus said :
And today I’ll walk beside Him, for He knows what is ahead
Many things about tomorrow, I don’t seem to understand
But I know who holds tomorrow, and I know who holds my hand.
π¨ IDE Aktivitas :
· Sharing cita-cita dan kehidupan guru—bagaimana Tuhan menuntun, memilihkan yang terbaik dalam hidup
· Mengisi kuesioner “Temukan Talentamu”
1. Tuliskan cita-citamu. Berdasarkan kuesioner “Temukan Talentamu!” kamu mulai menemukan potensi dirimu. Berdoa bersyukur untuk hal tersebut. Gali dan pertajam kelebihanmu, perbaiki kelemahanmu dan tetaplah bersandar pada Tuhan.
2. Tuliskan dan hafalkan kembali Amsal 3:5-6
Mama, di kelas anak sudah mengisi kuesioner “Temukan Talentamu!”. Bantu anak untuk lebih dalam mengenali talenta apa yang Tuhan percayakan dalam dirinya, dan bagaimana anak mengembangkan talentanya tersebut. Bersyukur bersama anak untuk berkat Tuhan bagi anak, dan berdoa agar Tuhan tetap menuntun anak dalam masa depannya.
Kita dapat melihat Tuhan melalui orang-orang biasa di sekitar kita. Kita pun dapat menjadi “alat” yang Tuhan pakai untuk berbicara kepada orang lain. Kita bisa mendapatkan bijaksana, perhatian, kasih, dan teguran dari orang-orang biasa di sekitar kita. Melalui orangtua, anak-anak, teman-teman, orang asing, Tuhan berkomunikasi dengan kita. Penulis Ken Gire menamakan saat-saat seperti itu “jendela jiwa” dan memastikan bahwa Allah selalu ada di balik peristiwa tersebut : “Ia datang menyapa kita dengan cara-cara agar indrawi kita dapat mengalamiNya meskipun kita tidak mengalami Dia secara komprehensif.” Papa dan mama, katakan pada anak bahwa Tuhan dapat memakai papa dan mama untuk berbicara (misalnya menghibur, menegur, memberi sukacita) pada anak. Beri kesempatan pada anak untuk bertanya pada Tuhan, sambil mengingat-ingat hal apa saja yang telah dilakukan Tuhan melalui papa mama!
Ceritakan juga ketika papa dan mama merasakan teguran Tuhan melalui anak!

Comments
Post a Comment