π Grow and Grow in:
- Remaja menyadari bahwa sebuah tindakan/pelayanan yang nampak kecil dan tidak berarti, jika dilakukan dengan kasih dan ketulusan hati dapat berdampak besar
- Mendorong remaja untuk berjuang hidup setia melayani dan mengikut Tuhan sampai akhir hidupnya
π Prepare your BIBLE!Yohanes 6:1-15
Yohanes 6:1-15
π Bahan Cerita
Cool story!
Kisah nyata ini terjadi pada tahun 1800-an di Philadelphia. Seorang gadis kecil yang bernama Hattie May
Wiatt berdiri terisak di dekat pintu masuk sebuah gereja yang tidak terlalu besar, ia tidak diperkenankan
masuk ke gereja tersebut karena “sudah terlalu penuh”. Pdt. Russell H. Conwell yang kebetulan lewat menanyakan mengapa ia menangis. “Saya tidak dapat ke Sekolah Minggu.” Jawab Hattie.
Melihat penampilan Hattie yang acak-acakan dan tidak terurus, sang pendeta segera mengerti dan bisa menduga sebabnya ia tidak disambut masuk ke Sekolah Minggu. Segera dituntunnya Hattie masuk ke Sekolah Minggu dan ia mencarikan tempat duduk yang masih kosong untuk Hattie. Hattie bersama kedua orang tuanya tinggal di daerah kumuh karena mereka tergolong keluarga miskin. Hattie begitu tergugah perasaannya, sehingga sebelum tidur di malam itu ia sempat memikirkan anak-anak lain yang senasib dengan dirinya, yang tidak mempunyai kesempatan untuk ikut Sekolah Minggu. Ketika ia menceritakan pengalamannya itu kepada orang tuanya, sang ibu menghiburnya bahwa dia masih beruntung mendapatkan pertolongan dari bapak pendeta yang baik hati. Sejak saat itu, Hattie bersahabat dengan Pdt. Conwell.
Dua tahun kemudian Hattie meninggal. Orang tuanya meminta bantuan Pdt. Conwell untuk memimpin acara pemakaman yang sangat sederhana. Saat pemakaman selesai dan tempat tidur Hattie dirapikan, ditemukan sebuah dompet usang, kumal dan sudah sobek di beberapa bagian. Di dalam dompet tersebut terdapat uang receh sebesar 57 sen dan secarik kertas tulisan tangan Hattie yang isinya sebagai berikut: “Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil agar gereja tersebut bisa diperluas sehingga lebih banyak anak bisa menghadiri Sekolah Minggu.” Rupanya selama 2 tahun, semenjak ia tidak diperbolehkan masuk gereja itu, Hattie telah mengumpulkan dan menabung hingga terkumpul 57 sen untuk maksud yang mulia itu.
Ketika Pdt. Conwell membaca catatan kecil ini, matanya sembab dan ia sadar apa yang harus diperbuatnya. Dengan berbekal dompet tua dan catatan kecil ini, Pdt. Conwell segera memotivasi para pengurus dan jemaat gerejanya untuk meneruskan maksud mulia Hattie untuk memperbesar bangunan gereja. Namun ceritanya tidak berakhir sampai di sini. Sebuah perusahaan koran yang besar mengetahui berita ini dan mempublikasikannya. Akhirnya, ada seorang Pengembang membaca berita ini dan ia segera menawarkan suatu lokasi di dekat gereja kecil itu, namun para pengurus gereja menyatakan bahwa mereka tidak mungkin sanggup membayar lokasi sebesar dan sebaik itu. Para anggota jemaat pun dengan sukarela memberikan donasi, bola salju yang dimulai oleh seorang gadis kecil miskin ini pun terus bergulir dan dalam 5 tahun telah berhasil mengumpulkan dana sebesar 250.000 dollar, suatu jumlah yang fantastik pada saat itu karena dapat dipakai untuk membeli emas seberat 1 ton.
Semangat, kasih dan ketulusan hati Hattie ternyata membawa dampak yang luar biasa. Berawal dari 57 sen itu, kini di Philadelphia telah berdiri Temple Baptist Church sebuah gereja dengan kapasitas duduk untuk 3300 orang, Temple University tempat ribuan mahasiswa sedang belajar, Good Samaritan Hospital dan sebuah bangunan khusus untuk Sekolah Minggu dengan ratusan pengajar, semuanya itu untuk memastikan agar jangan sampai ada satu anak pun yang tidak mendapat tempat di Sekolah Minggu. Di dalam suatu ruangan bangunan ini tempat terlihat foto
Hattie dengan tabungannya sebesar 57 sen yang telah membuat sejarah. Di sampingnya terdapat foto Pdt. Conwell, seorang pendeta yang telah mengulurkan tangannya kepada Hattie, si gadis kecil yang miskin itu.
Sumber:
πSharing Time
Pelajaran apakah yang kamu dapatkan dari kisah nyata tersebut?
Apakah dampak atau arti 57 sen itu bagi ‘Temple Baptist Church’ di kemudian hari?
Sikap apa yang dapat kamu teladani dari Hattie dan Pdt. Conwell?
π⏳Questions and beyond!
Bacalah
Yohanes 6:1-15!
1. Apa arti “5 roti dan 2 ekor ikan” itu bagi para murid? (ayat 9)
Bukankah apa yang dikatakan oleh para murid sebenarnya logis? Bagaimana seharusnya kita menempatkan logika kita?
____________________________________________
Dalam hal apa, terkadang kamu juga berpi kir atau bertindak seperti halnya para murid?
____________________________
2. Apa arti “5 roti dan 2 ekor ikan” itu bagi Tuhan Yesus?
_________________________________
Apa yang dilakukan Tuhan Yesus dengan “5 roti jelai dan 2 ekor ikan” tersebut? (ayat 11)
_______________________________________
_______________________________________
Pelajaran atau prinsip-prinsip penting apakah yang dapat kita pelajari dari sikap Tuhan Yesus tersebut?
_______________________________
kisah tentang “5 roti dan 2 ekor ikan” pemberian seorang anak kecil tersebut?
Apa yang terjadi dengan “5 roti dan 2 ekor ikan” itu? (ayat 12-13)
____________________________________
Apa yang kamu pelajari dari peristiwa ini?
_________________________________________
_________________________________________
Adakah yang terlalu kecil untuk dapat kita persembahkan kepada Tuhan?
________________________________
4. Pelajaran penting apa yang kamu dapatkan dari fakta-fakta di atas?
______________________________________________
πLet’s discuss
- Mengapa kita tidak boleh menganggap remeh hal kecil yang dapat kita berikan/lakukan bagi Tuhan dan sesama?
- Bila dilakukan dengan kasih dan ketulusan, Tuhan dapat memakai tindakan yang kita anggap kecil sekalipun, menjadi berdampak besar bagi orang lain. Tuliskan “5 roti dan 2 ikan” apa yang dapat kamu berikan bagi orang lain (teman, orangtua, komisi remaja, persekutuan di mana kamu berada)?
πLET’S PRAY
- Bersyukurlah untuk setiap berkat/talenta yang telah Tuhan berikan pada kita, sekecil apapun itu.
- Mohon kekuatan agar kita dapat menjalankan tekad menjadi berkat bagi orang lain dengan setia sampai akhir.
π Alat PERAGA:
π π£ Fun and Activities:
π£πApplication:
π£πApplication:








Comments
Post a Comment