π Tujuan :
1. Anak tahu bahwa Tuhan tidak lupa janjiNya dan rencanaNya menyelamatkan umatNya.
2. Anak tahu bahwa Tuhan berkuasa memilih orang dalam rencanaNya dan melindunginya.
3. Anak belajar tidak takut karena Tuhan yang beserta kita, berkuasa menolong dan memelihara kita.
π π£Attention Grabber:
1. Anak tahu bahwa Tuhan tidak lupa janjiNya dan rencanaNya menyelamatkan umatNya.
2. Anak tahu bahwa Tuhan berkuasa memilih orang dalam rencanaNya dan melindunginya.
3. Anak belajar tidak takut karena Tuhan yang beserta kita, berkuasa menolong dan memelihara kita.
π π£Attention Grabber:
Keluaran 7-10,14,17, Alkitab Aktivitasku, hal.50-51, Little Boys Bible Storybook, hal.73-91
Musa datang bertemu Firaun, raja Mesir, seperti yang Tuhan suruh. Ia mau membebaskan bangsa Israel dari kerja paksa di Mesir, dari raja yang jahat. Tuhan yang beserta Musa adalah Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Tuhan menolong Musa dengan kuasaNya. Tuhan mau membawa bangsa Israel ke rumah yang baru, di tempat yang jauh.“Mengapa kamu ke sini?” kata Firaun, raja Mesir. “Tidak, kalian, orang Israel, tidak boleh pergi!” Tuhan buat tanda ajaib. Ia ubah air menjadi darah dengan tongkat Musa. Ikan-ikan jadi mati… uuhh.. bauuu. Raja pikir,”Hmm... boleh...hmm... Tidak!” Tuhan kirim banyak sekali katak, lalu nyamuk di mana-mana, setelah itu lalat memenuhi seluruh tanah Mesir. Tuhan juga buat binatang ternak sakit parah, hujan es, lalu belalang yang menyerang dan memakan gandum di seluruh mesir. Wah... Raja Firaun dan orang-orang Mesir bingung sekali. Tetapi Firaun berkeras…. berkeras…. pokoknya tidak mau membiarkan mereka pergi.
Tuhan punya rencana rahasia. Tuhan suruh Musa beritahu orang Israel untuk memotong domba jantan berumur satu tahun. Darah domba itu dipercikkan ke atas pintu, lalu dagingnya dimasak. Orang Israel harus bersiap untuk pergi jauh. Mereka akan makan dengan baju rapi, sepatu, dan memegang tongkat. Ini akan disebut Paskah. Nah, malam itu Tuhan membuat seluruh Mesir gelap, dan membuat anak sulung Mesir mati. Hanya orang Israel, yang pintu rumahnya diberi tanda darah domba, yang selamat. Selamat! Bebas! Orang-orang Israel Tuhan bebaskan dari Mesir.
Teacher’s enrichment: “10 Plagues- Sunday school lesson for preschoolers:)” https://www.youtube.com/watch?v=7GIKcJmNyNo
π£ Step by Step:
πΌπΈ Lagu :
*Allahku besar, kuat dan berkuasa,)
Tiada yang mustahil bagi Dia )2x
Gunung milikNya, sungai milikNya,
Bintang-bintang ciptaanNya….kembali ke *
π¨ IDE Aktivitas :
*Allahku besar, kuat dan berkuasa,)
Tiada yang mustahil bagi Dia )2x
Gunung milikNya, sungai milikNya,
Bintang-bintang ciptaanNya….kembali ke *
Membuat pintu dan memberi tanda merah di atasnya. Saat pintu dibuka, anak akan menempelkan gambar keluarganya. Ajak anak mengingat bagaimana Tuhan meluputkan orang Israel dari tulah terakhir di Mesir
GAMBAR Aktivitas:
πTugas Orangtua :
Papa Mama, ajaklah anak membaca cerita dan membuat aktivitas yang tersedia dalam lampiran. Tekankan pada anak bahwa Allah kita adalah Allah yang berkuasa. Nyanyikanlah lagu tema “Allahku besar” bersama – sama.
Cerita bersama Papa-Mama :
“Biarkan UmatKu Pergi!”
Sebelum Musa pergi bertemu Firaun, raja Mesir, Tuhan mengirim seorang teman untuknya. Harun, saudara Musa, menemaninya bertemu Firaun. Bersama-sama mereka berkata pada Firaun,” Tuhan berkata,’ Biarkan umatku, orang-orang Israel, pergi!” Firaun melihat Musa, lalu melihat Harun. “Haah! Aku tidak kenal Tuhanmu. Aku tidak akan mendengarkanmu! Aku tidak akan membiarkan orang-orangmu pergi. No, no, no! Tidak boleh pergi!”
Tidak saja melarang umat Tuhan pergi, Firaun bahkan menyuruh mereka bekerja lebiiihhh... keras lagi. Maka Tuhan mengirim Musa datang lagi kepada Firaun. “Tuhan berkata, ’Biarkan umatku pergi!” kata Musa dan Harun. Firaun berkata,”Aku tidak akan biarkan orang-orangmu pergi. No, no, no! Mereka tidak boleh pergi!
“Kalau kamu tidak biarkan umat Tuhan pergi, hal buruk akan terjadi,” janji Musa. Tapi Firaun tidak berubah, dan Tuhan mengirim katak yang banyak. Katak di mana-mana-katak di kasur, katak di halaman, katak di makanan. Katak, katak, KATAK! Firaun berkata pada Musa,”Buat katak-katak itu pergi, dan aku akan biarkan orang-orangmu pergi.”
Tuhan panggil katak-katak itu kembali. Satu, dua,...sepuluh, dua puluh, ….lima puluh….sewaktu katak terakhir pergi, Firaun berkata,” Aku berubah pikiran. Aku tidak jadi biarkan orang-orangmu pergi. No, no, no! Mereka tidak boleh pergi!”
Lalu Tuhan mengirim banyak sekali lalat. Lalat di mana-mana. Lalat di kasur, lalat di halaman, lalat di makanan. Lalat, lalat, lalat! Firaun berkata pada Musa,”Buat lalat-lalat itu pergi dan aku akan biarkan orang-orangmu pergi.” Satu, dua,...sepuluh, dua puluh, ….lima puluh….sewaktu lalat terakhir pergi, Firaun berkata,” Aku berubah pikiran.” Hmm...Tuhan kirim lagi...lagi...dan hal buruk (tulah) lagi. Setiap kali Firaun berjanji membiarkan orang Israel pergi, setiap kali ia berubah pikiran lagi.
Akhirnya, Tuhan kirim hal yang paling buruk. Tuhan kirim malaikat kematian ke setiap rumah orang Mesir, tetapi malaikat akan melewati rumah orang-orang Israel.
Jadi, Firaun berkata pada Musa,”Aku akan biarkan orang-orangmu pergi. Bawa mereka semua dan pergi, pergi, PERGI!!!” dan orang-orang Israel pergi, keluar dari Mesir. Mereka akan pergi ke rumah yang baru.

Comments
Post a Comment