👐 Grow and Grow in:
1.Memahami
pernyataan
Yesus
“Akulah
pokok
Anggur
yang benar”
2.Memahami
bahwa
agar kehidupan
rohani
kita
dapat
bertumbuh
dan
berbuah
hanya
jika
kita
hidup
mpelekat
dan
bergantung
pada
Kristus.
1.Memahami
pernyataan
Yesus
“Akulah
pokok
Anggur
yang benar”
2.Memahami
bahwa
agar kehidupan
rohani
kita
dapat
bertumbuh
dan
berbuah
hanya
jika
kita
hidup
mpelekat
dan
bergantung
pada
Kristus.
📚 Bahan Cerita
Latar Belakang:Menyambung pernyataan Yesus sebelumnya (ke 6) “Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup”
Sebentar lagi Yesus akan berpisah secara fisik dengan murid-2Nya, memberikan janji :
Pernyataan ke 6 : tempat tinggal yg pasti (Yoh 14:2)
Pernyataan ke 7 : hubungan yang pasti (Yoh 15:7)
Overview
Yesus
Kristus berkata: "Akulah pokok
anggur yang
benar dan Bapa-Kulah pengusahanya."
"Pokok anggur" (bahasa Yunani: ἄμπελος, 'ampelos') :Yeremia 2:21; Yesaya 5:1-7; Yesaya 27:2-6; Yehezkiel 15:1-8; Yehezkiel 17:5-10; Yehezkiel 19:10-14 dan Mazmur 80:9-16
mengkiaskan Israel sebagai "pokok anggur" yang tidak berbuah
baik. Amati
bahwa setiap kali kiasan ini dipakai adalah mengenai
sikap hati bangsa Israel, kegagalan mereka dan penekanan akan
hukuman Allah.
Tuhan
Yesus menjadi "pokok anggur yang benar". Dia tidak gagal seperti
Israel yang
gagal.
"Pengusaha" (bahasa Yunani: γεωργός, 'geōrgos',
menurut Wycliffe: "an earth-tiller", "=pembajak tanah"): Dari
kata-kata "bahasa Yunani: γῆ"
("'ge'", "bumi") ,dan "{{lang-el|ἔργω"
("'ergo'", "bekerja'). Kata yang mirip artinya, "pengurus
kebun anggur" (bahasa Yunani: ἀμπελουργός,
'ampelourgos'; bahasa Inggris: vine-dresser)
hanya muncul di Injil Lukas 13:7,
tetapi dipakai dalam makna "orang upahan" atau "pegawai",
sedangkan "γεωργός" ('geōrgos')
dipakai dalam makna "pemilik" atau "majikan".
Pohon anggur
digunakan
oleh
Tuhan
Yesus
untuk
menggambarkan
seperti
apa
kehidupan
kita
dan
hubungannya
dengan
Dia. Agar dapat
tumbuh
dengan
baik,
pohon
anggur
membutuhkan
kondisi
iklim
dan
tanah
yang khusus.
Pohon
anggur
juga
membutuhkan
perawatan
yang seksama
agar dapat
memberikan
buah
yang memiliki
kualitas
terbaik.
Itulah
sebabnya
Tuhan
menggambarkan
kehidupan
kita
seperti
pohon
anggur.
Kehidupan
kita
memerlukan
kondisi
yang dapat
mendukung
pertumbuhan
rohani
kita,
agar dapat
bertumbuh
sesuai
dengan
rencana
Allah.
Hidup kita juga membutuhkan
perawatan
agar dapat
menghasilkan
buah-buah
rohani
yang berkualitas,
sehingga
buah-buah
tersebut
dapat
dinikmati
oleh
orang banyak.
Melalui
kitab
Yohanes
pasal
15 ini,
ada
hal
yang bisa
kita
ambil
sebagai
pedoman,
agar kita
dapat
bertumbuh
sesuai
dengan
rencana
Allah.
“Bapa-Kulah pengusahanya”
Istilah ini digunakan oleh Tuhan Yesus untuk menggambarkan hubunganNya yang erat sebagai anak tunggal Bapa.
Apa itu Pokok Anggur ?
Bukti arkeologi : Sebuah kebun anggur di Spanyol diperkirakan telah berproduksi sejak 1000 tahun yg lalu
Adalah syarat agar dapat bertumbuh dan berbuah
Seperti pohon anggur membutuhkan: ✔lingkungan yang baik✔perawatan khusus
Begitu juga kehidupan kita bersama Tuhan
Kita memerlukan lingkungan yang dapat mendukung pertumbuhan rohani kita. Gereja, Persekutuan Kristen, Domba Kristus.
Hidup kita juga butuh perawatan agar dapat menghasilkan buah-buah rohani yang berkualitas. Sehingga buahnya dapat dinikmati banyak orang. SaTe, dengar Firman Tuhan, nyanyi lagu-2 rohani, berkata-kata dan melakukan perbuatan yang memuliakan Tuhan.
Bagaimana kita dibersihkan?
3Kamu memang sudah bersih karena FIRMAN yang telah Kukatakan kepadamu.
Aktivitas : Jawab bahan PA Refleksi diri
Tujuan : agar Berbuah BanyakPenekanan Yoh 15 Agar kita dapat tumbuh sesuai dengan rencana Allah dan berbuah untuk kemuliaanNya
Yohanes15:2 dan 6
2Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.6Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
Ranting yang tidak berbuah akan dipotong, dibuang ke luar dan dibakar
“Apakah berarti keselamatan kita dapat hilang?”
📌💡 Let's Memorized:
Yohanes 15:4
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
📚 Bahan Cerita
Latar Belakang:
Menyambung pernyataan Yesus sebelumnya (ke 6) “Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup”Sebentar lagi Yesus akan berpisah secara fisik dengan murid-2Nya, memberikan janji :
Pernyataan ke 6 : tempat tinggal yg pasti (Yoh 14:2)
Pernyataan ke 7 : hubungan yang pasti (Yoh 15:7)
Overview
Yesus
Kristus berkata: "Akulah pokok
anggur yang
benar dan Bapa-Kulah pengusahanya."
"Pokok anggur" (bahasa Yunani: ἄμπελος, 'ampelos') :Yeremia 2:21; Yesaya 5:1-7; Yesaya 27:2-6; Yehezkiel 15:1-8; Yehezkiel 17:5-10; Yehezkiel 19:10-14 dan Mazmur 80:9-16
mengkiaskan Israel sebagai "pokok anggur" yang tidak berbuah
baik. Amati
bahwa setiap kali kiasan ini dipakai adalah mengenai
sikap hati bangsa Israel, kegagalan mereka dan penekanan akan
hukuman Allah.
Tuhan
Yesus menjadi "pokok anggur yang benar". Dia tidak gagal seperti
Israel yang
gagal.
"Pengusaha" (bahasa Yunani: γεωργός, 'geōrgos',
menurut Wycliffe: "an earth-tiller", "=pembajak tanah"): Dari
kata-kata "bahasa Yunani: γῆ"
("'ge'", "bumi") ,dan "{{lang-el|ἔργω"
("'ergo'", "bekerja'). Kata yang mirip artinya, "pengurus
kebun anggur" (bahasa Yunani: ἀμπελουργός,
'ampelourgos'; bahasa Inggris: vine-dresser)
hanya muncul di Injil Lukas 13:7,
tetapi dipakai dalam makna "orang upahan" atau "pegawai",
sedangkan "γεωργός" ('geōrgos')
dipakai dalam makna "pemilik" atau "majikan".
Pohon anggur
digunakan
oleh
Tuhan
Yesus
untuk
menggambarkan
seperti
apa
kehidupan
kita
dan
hubungannya
dengan
Dia. Agar dapat
tumbuh
dengan
baik,
pohon
anggur
membutuhkan
kondisi
iklim
dan
tanah
yang khusus.
Pohon
anggur
juga
membutuhkan
perawatan
yang seksama
agar dapat
memberikan
buah
yang memiliki
kualitas
terbaik.
Itulah
sebabnya
Tuhan
menggambarkan
kehidupan
kita
seperti
pohon
anggur.
Kehidupan
kita
memerlukan
kondisi
yang dapat
mendukung
pertumbuhan
rohani
kita,
agar dapat
bertumbuh
sesuai
dengan
rencana
Allah.
Hidup kita juga membutuhkan
perawatan
agar dapat
menghasilkan
buah-buah
rohani
yang berkualitas,
sehingga
buah-buah
tersebut
dapat
dinikmati
oleh
orang banyak.
Melalui
kitab
Yohanes
pasal
15 ini,
ada
hal
yang bisa
kita
ambil
sebagai
pedoman,
agar kita
dapat
bertumbuh
sesuai
dengan
rencana
Allah.
“Bapa-Kulah pengusahanya”
Istilah ini digunakan oleh Tuhan Yesus untuk menggambarkan hubunganNya yang erat sebagai anak tunggal Bapa.
Apa itu Pokok Anggur ?
Bukti arkeologi : Sebuah kebun anggur di Spanyol diperkirakan telah berproduksi sejak 1000 tahun yg lalu
Adalah syarat agar dapat bertumbuh dan berbuah
Seperti pohon anggur membutuhkan:
✔lingkungan yang baik
✔perawatan khusus
Begitu juga kehidupan kita bersama Tuhan
Kita memerlukan lingkungan yang dapat mendukung pertumbuhan rohani kita.
Gereja, Persekutuan Kristen, Domba Kristus.
Hidup kita juga butuh perawatan agar dapat menghasilkan buah-buah rohani yang berkualitas. Sehingga buahnya dapat dinikmati banyak orang.
SaTe, dengar Firman Tuhan, nyanyi lagu-2 rohani, berkata-kata dan melakukan perbuatan yang memuliakan Tuhan.
Bagaimana kita dibersihkan?
3Kamu memang sudah bersih
karena FIRMAN yang telah Kukatakan kepadamu.
Aktivitas : Jawab bahan PA Refleksi diri
Tujuan : agar Berbuah Banyak
Penekanan Yoh 15
Agar kita dapat tumbuh sesuai dengan rencana Allah dan berbuah untuk kemuliaanNya
Yohanes15:2 dan 6
2Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
6Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
Ranting yang tidak berbuah akan dipotong, dibuang ke luar dan dibakar
“Apakah berarti keselamatan kita dapat hilang?”
📌💡 Let's Memorized:
Yohanes 15:4
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.







Comments
Post a Comment