π Tujuan :
1. Anak tahu bahwa kelahiran Yesus memberi sukacita bagi manusia, termasuk anak-anak.
2. Nama Yesus yang indah itu, memberi harapan bagi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan Yesus.
3. Anak dapat menyatakan sukacitanya dengan memuji Tuhan.
π π£Attention Grabber:
1. Anak tahu bahwa kelahiran Yesus memberi sukacita bagi manusia, termasuk anak-anak.
2. Nama Yesus yang indah itu, memberi harapan bagi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan Yesus.
3. Anak dapat menyatakan sukacitanya dengan memuji Tuhan.
π π£Attention Grabber:
......................................
π Bahan Cerita :
Langkah Pertama halaman 198-229 (Matius 1, Lukas 2)
Yesus sudah lahir! Hore !! Kabar sukacita ini pertama kali diberitakan oleh para Malaikat kepada para gembala. “Hari ini, telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Lukas 2:11) Wah, seorang Juruselamat telah lahir. Ini adalah berita yang menggembirakan. Para gembala sangat senang sekali, lalu cepat-cepat mereka pergi mencari bayi Yesus yang sudah lahir. Setelah melihat bayi Yesus di dalam palungan, para gembala pun memuji Tuhan dengan sukacita.
Beberapa waktu kemudian, di tempat yang jauh, ada orang-orang pintar, namanya orang Majus, melihat bintang besar yang terang sekali. Wah, mereka merasa senang. Pasti itu menunjukkan ada Seseorang yang istimewa jauh di sana. Jadi, mereka pergi dan bawa hadiah-hadiah yang indah dan mahal untuk diberikan pada Yesus, yang sudah lahir.
Betapa senangnya gembala-gembala dan orang-orang Majus menyambut kedatangan Tuhan Yesus. Yesus datang untuk kita semua. Jadi bayi dan tumbuh besar untuk menjadi sahabat kita. Apakah kamu juga senang menyambut Yesys yang sudah lahir? Mari dengan sukacita bernyanyi memuji Tuhan!
π Alat PERAGA:
π£ Step by Step:
πΌπΈ Lagu :
Adalah sukacita di hatiku,
di hatiku, di hatiku
Adalah sukacita di hatiku,
Yesus, datang bagiku.
Di mana, di mana, di mana Tuhan Yesus?
Tuhan di hati, dekat sekali!
π¨ IDE Aktivitas :
Adalah sukacita di hatiku,
di hatiku, di hatiku
Adalah sukacita di hatiku,
Yesus, datang bagiku.
Di mana, di mana, di mana Tuhan Yesus?
Tuhan di hati, dekat sekali!
π¨ IDE Aktivitas :
Pretending play :
Pesta ulang tahun seseorang yang istimewa. Siapa ya …..?
Guru membuat balon dengan smiling face.
Ajak anak-anak untuk memuji Tuhan, sebagai pernyataan sukacita menyambut Tuhan Yesus.
https://classroom.google.com/u/2/w/MTUwMDgxNzcwMTk2/t/all
πTugas Orangtua :
Papa, pimpin altar keluarga. Renungkan tentang mengapa kita bersukacita menyambut Tuhan Yesus ! Mama, bimbing anak memberi respons tentang renungan tersebut, berupa KADO KOMITMEN pada Tuhan Yesus.
Ketika Janet mengajar Bahasa Inggris di suatu sekolah, ia merasakan suasana di sana begitu suram dan tertekan. Orang-orang bekerja, tetapi tidak terlihat bahagia. Mereka tidak saling menolong satu sama lain. Namun, Janet mau mengungkapkan rasa syukur dalam segala hal yang dilakukannya. Ia tersenyum dan bersikap ramah. Ia berusaha menolong siapa saja semampunya. Ia menyanyikan lagu-lagu dan pujian rohani.
Sedikit demi sedikit, setelah Janet berbagi sukacita, suasana di sekolah itu berubah. Orang-orang mulai ikut tersenyum dan mau saling menolong.
Suatu waktu seorang guru tamu bertanya kepada kepala sekolah tentang suasana sekolah yang terasa sangat berbeda. Sang kepala sekolah yang bukan Kristen itu menjawab, “Yesus mendatangkan sukacita!” Hidup Janet begitu dipenuhi sukacita dari Tuhan sehingga sukacita itu dapat dirasakan oleh orang-orang di sekitarnya.
Injil Lukas menceritakan bahwa Allah mengutus malaikat untuk memberitakan peristiwa kelahiran yang luar biasa kepada para gembala sederhana. Malaikat menyampaikan kabar mengejutkan bahwa bayi yang baru dilahirkan membawa “kesukaan besar untuk seluruh bangsa” (Luk. 2:10). Dan itulah yang terjadi.
Kabar tersebut terus menyebar dari abad ke abad hingga sampai kepada kita. Sekarang kitalah pembawa berita sukacita Kristus kepada dunia. Marilah kita terus menyebarkan sukacita Kristus dengan mengikuti teladan-Nya dan melayani sesama.
Bagaimana kita dapat menyebarkan sukacita kepada orang lain hari ini?
Sumber : http://santapanrohani.org/2016/12/20/menyebarkan-sukacita/
Renungan Altar Keluarga :
Menyebarkan Sukacita
Kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa.” —Lukas 2:10
Ketika Janet mengajar Bahasa Inggris di suatu sekolah, ia merasakan suasana di sana begitu suram dan tertekan. Orang-orang bekerja, tetapi tidak terlihat bahagia. Mereka tidak saling menolong satu sama lain. Namun, Janet mau mengungkapkan rasa syukur dalam segala hal yang dilakukannya. Ia tersenyum dan bersikap ramah. Ia berusaha menolong siapa saja semampunya. Ia menyanyikan lagu-lagu dan pujian rohani.
Sedikit demi sedikit, setelah Janet berbagi sukacita, suasana di sekolah itu berubah. Orang-orang mulai ikut tersenyum dan mau saling menolong.
Suatu waktu seorang guru tamu bertanya kepada kepala sekolah tentang suasana sekolah yang terasa sangat berbeda. Sang kepala sekolah yang bukan Kristen itu menjawab, “Yesus mendatangkan sukacita!” Hidup Janet begitu dipenuhi sukacita dari Tuhan sehingga sukacita itu dapat dirasakan oleh orang-orang di sekitarnya.
Injil Lukas menceritakan bahwa Allah mengutus malaikat untuk memberitakan peristiwa kelahiran yang luar biasa kepada para gembala sederhana. Malaikat menyampaikan kabar mengejutkan bahwa bayi yang baru dilahirkan membawa “kesukaan besar untuk seluruh bangsa” (Luk. 2:10). Dan itulah yang terjadi.
Kabar tersebut terus menyebar dari abad ke abad hingga sampai kepada kita. Sekarang kitalah pembawa berita sukacita Kristus kepada dunia. Marilah kita terus menyebarkan sukacita Kristus dengan mengikuti teladan-Nya dan melayani sesama.
Bagaimana kita dapat menyebarkan sukacita kepada orang lain hari ini?
Sumber : http://santapanrohani.org/2016/12/20/menyebarkan-sukacita/


Comments
Post a Comment