👐 Tujuan :
· Mengerti bahwa Tuhan menghendaki setiap orang Kristen hidup dengan produktif menghasilkan buah.
· Mengerti bahwa buah yang dimaksud adalah buah Roh (Galatia 5:22-23)
📖 Ayat hafalan :
Tetapi buah roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. - Galatia 5:22-23
· Mengerti bahwa Tuhan menghendaki setiap orang Kristen hidup dengan produktif menghasilkan buah.
· Mengerti bahwa buah yang dimaksud adalah buah Roh (Galatia 5:22-23)
Tetapi buah roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. - Galatia 5:22-23
🌈 📣Attention Grabber:
🌈 📣Attention Grabber:
📚 Bahan Cerita :
The Fruit of the Spirit
Fokus alkitab
Galatia 5 : 16-26
Banyak orang bertanya bagaimana mereka bisa menjadi lebih benar atau lebih suci?
Alkitab memberitahu kita bahwa salah satu pekerjaan utama Roh adalah pengudusan dan pertumbuhan iman kita dalam kekudusan ( 1 Petrus 1 : 1-2 ) .
Dr. R.C. Sproul mencatat betapa pentingnya Alkitab memberikan nama Roh Kudus sebagai pribadi ketiga dari Trinitas. Meskipun Alkitab memberi pemahaman bahwa Bapa dan Anak adalah kudus, namun tidak memberi nama Bapa Suci atau Anak Kudus . Perbedaan ini menunjukkan peran khusus dari Roh dalam membantu kita menjadi kudus dalam hidup sehari-hari.
Dengan kuasa Roh Kudus, kita mulai berbuah secara spiritual dalam hidup kita, dan mengejar buah inilah yang menjadi fokus kita, bukan mengejar karunia rohani. Ketika kita diberi karunia rohani, hal tersebut bertujuan untuk membantu orang lain dan diri kita sendiri bertum-buh.
Dalam bagian ini Paulus menjelaskan bahwa saat kita berjalan dalam Roh, kita tidak akan memenuhi keinginan da-ging (Galatia 5:16-17). Perbedaan antara perbuatan daging dan buah Roh tidak kontras antara fisik dan spiri-tual saja, tetapi antara keja-tuhan kita (dalam dosa) dan hati dan pikiran baru yang diberikan oleh Roh Kudus. Kita dibenarkan dalam Kristus dan diampuni, kuasa dosa telah rusak. Namun kehadiran dosa tetap, dan itu akan hadir sampai kematian kita atau kembalinya Kristus.
Dengan mengingatkan kita untuk terus menghasilkan buah rohani, Paulus menunjukkan bahwa perjuangan melawan daging sedang berlangsung , karena jika tidak, kita tidak perlu diperintahkan untuk berjalan dalam Roh. Ingatlah bahwa setiap buah Roh bukanlah suatu pilihan. Kita harus menghasilkan dan memperlihatkan semua buah yang tercantum dalam Galatia 5:22-24 dalam hidup kita.
Tujuan menghasilkan buah dalam hidup yang dikuduskan bukanlah kesempurnaan. Alkitab mengatakan bahwa kita tidak akan berjalan dalam kekudusan dan menjadi sempurna sampai kita dimuliakan. Jadi, dalam hidup kita haruslah terlihat nyata kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Dan seharusnya kita menjadi gelisah, jika kita sebagai orang Kristen tidak menghasilkan buah.
http://www.ligonier.org/learn/devotionals/the- fruit-of-the-spirit/
📍 Alat PERAGA:
👣 Step by Step:
🎼🎸 Lagu :
Buah Roh
By Santoso Gondowidjojo
Kasih, sukacita, damai sejah’tra
Kesabaran… kemurahan…
Kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan
Penguasaan diri
Buah Roh
By Santoso Gondowidjojo
Kasih, sukacita, damai sejah’tra
Kesabaran… kemurahan…
Kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan
Penguasaan diri
🚨 IDE Aktivitas :
¦ Guess The Fruit Game
Bahan
yang diperlukan :
-
Buah-buahan
segar (10 macam atau lebih)
-
Buah-buahan
yang telah dipotong dadu (usahakan sama besar)
-
Penutup
mata
Aktivitas
:
1.
Anak-anak
dibagi menjadi 2 kelompok,
2.
Pada
waktu kelompoknya mendapat giliran menebak, setiap anak dalam kelompok ditutup
matanya.
3.
Kelompok
pertama menebak buah dengan meraba atau mencium aromanya.
4.
Kelompok
kedua menebak buah dengan mencicip buah yang telah dipotong dadu.
Aplikasi
:
- Meskipun
kita tidak melihatnya, kita dapat mengenali buah itu melalui bentuk, tekstur
kulit, aroma atau rasanya.
- Kita
juga dapat mengenali kehadiran Tuhan di dalam hidup kita, walaupun kita tidak
dapat melihat Tuhan secara langsung.
- Hubungan
pribadi kita dengan Tuhan akan membuat buah Roh kita bertumbuh.
- Melalui
aroma dan rasa buah Roh yang kita punya, orang lain dapat mengenali bahwa Allah
itu baik
Object Lessons: GUESS The FRUITS
Materials
A large opaque cloth sack in which you can place fruits (a dark colored pillow
case works fine), and a variety of fruits that can be identified by touch (and
maybe smell).
Here are somefruits you can use if available in your
area:
Apple, Apricot, Atapi, Avocado, Breadfruit, Banana, Blackberry, Blackcurrant,
Blueberry, Chempadak, Cranberry, Custard Apple, Cherry, Chiku, Clementine,
Coconut, Date, Dragonfruit, Durian, Fig, Grapefruit, Grape, Guava, Jackfruit,
Jambu, Kiwi, Kumquat, Lemon, Lime, Loganberry, Longan, Lychee, Mango, Mangosteen,
Mulberry, Nectarine, Orange, Papaya, Passion fruit, Peach, Pear, Persimmon,
Pineapple, Plum, Pomegranate, Pomelo, Rambutan, Raspberry, Quince, Satsuma,
Snakefruit, Soursop, Starfruit, Strawberry, Tangelo, Tomato (yes it is a
FRUIT), Wolfberry
Activity
Place all the fruits in a single bag. You should have as many fruits as
possible but you can vary the number of fruits depending on the age of your
group and the appropriate difficulty. If you wish to expedite this activity you
might prepare several bags of identical items. Without looking inside the bag,
have youth touch the items in the bag and then go back and write down all the
items. Award kids who get them all correct or the most correct.
Variation
Blindfold the participants and ask them to identify and write down the various
fruits according to the scent or give them a sample to identify by taste. You
could also make a fruit salad and have youth identify the various fruits in the
salad.
Application
Just as you identified by touch the presence of items that you could not see,
we can identify the presence of God in the ways he touches our lives. Many
times he uses other people to touch our lives. Even today, you may not see
Jesus, but you know he is there and has other people to take care of you.
Sometimes we cannot see, but we can smell or taste. Our spiritual gifts and our
relationship with God can serve as a taste or smell to entice others to taste
and see that the Lord is Good. (Psalm 34:8) Our lives can be the scent of life
to others. (2 Corinthians 2:16)
¦ Fruit of the Spirit Towers
¦ Guess The Fruit Game
Bahan
yang diperlukan :
-
Buah-buahan
segar (10 macam atau lebih)
-
Buah-buahan
yang telah dipotong dadu (usahakan sama besar)
-
Penutup
mata
Aktivitas
:
1.
Anak-anak
dibagi menjadi 2 kelompok,
2.
Pada
waktu kelompoknya mendapat giliran menebak, setiap anak dalam kelompok ditutup
matanya.
3.
Kelompok
pertama menebak buah dengan meraba atau mencium aromanya.
4.
Kelompok
kedua menebak buah dengan mencicip buah yang telah dipotong dadu.
Aplikasi
:
- Meskipun
kita tidak melihatnya, kita dapat mengenali buah itu melalui bentuk, tekstur
kulit, aroma atau rasanya.
- Kita
juga dapat mengenali kehadiran Tuhan di dalam hidup kita, walaupun kita tidak
dapat melihat Tuhan secara langsung.
- Hubungan
pribadi kita dengan Tuhan akan membuat buah Roh kita bertumbuh.
- Melalui
aroma dan rasa buah Roh yang kita punya, orang lain dapat mengenali bahwa Allah
itu baik
Object Lessons: GUESS The FRUITS
Materials
A large opaque cloth sack in which you can place fruits (a dark colored pillow case works fine), and a variety of fruits that can be identified by touch (and maybe smell).
A large opaque cloth sack in which you can place fruits (a dark colored pillow case works fine), and a variety of fruits that can be identified by touch (and maybe smell).
Here are somefruits you can use if available in your
area:
Apple, Apricot, Atapi, Avocado, Breadfruit, Banana, Blackberry, Blackcurrant,
Blueberry, Chempadak, Cranberry, Custard Apple, Cherry, Chiku, Clementine,
Coconut, Date, Dragonfruit, Durian, Fig, Grapefruit, Grape, Guava, Jackfruit,
Jambu, Kiwi, Kumquat, Lemon, Lime, Loganberry, Longan, Lychee, Mango, Mangosteen,
Mulberry, Nectarine, Orange, Papaya, Passion fruit, Peach, Pear, Persimmon,
Pineapple, Plum, Pomegranate, Pomelo, Rambutan, Raspberry, Quince, Satsuma,
Snakefruit, Soursop, Starfruit, Strawberry, Tangelo, Tomato (yes it is a
FRUIT), Wolfberry
Activity
Place all the fruits in a single bag. You should have as many fruits as possible but you can vary the number of fruits depending on the age of your group and the appropriate difficulty. If you wish to expedite this activity you might prepare several bags of identical items. Without looking inside the bag, have youth touch the items in the bag and then go back and write down all the items. Award kids who get them all correct or the most correct.
Place all the fruits in a single bag. You should have as many fruits as possible but you can vary the number of fruits depending on the age of your group and the appropriate difficulty. If you wish to expedite this activity you might prepare several bags of identical items. Without looking inside the bag, have youth touch the items in the bag and then go back and write down all the items. Award kids who get them all correct or the most correct.
Variation
Blindfold the participants and ask them to identify and write down the various fruits according to the scent or give them a sample to identify by taste. You could also make a fruit salad and have youth identify the various fruits in the salad.
Blindfold the participants and ask them to identify and write down the various fruits according to the scent or give them a sample to identify by taste. You could also make a fruit salad and have youth identify the various fruits in the salad.
Application
Just as you identified by touch the presence of items that you could not see, we can identify the presence of God in the ways he touches our lives. Many times he uses other people to touch our lives. Even today, you may not see Jesus, but you know he is there and has other people to take care of you. Sometimes we cannot see, but we can smell or taste. Our spiritual gifts and our relationship with God can serve as a taste or smell to entice others to taste and see that the Lord is Good. (Psalm 34:8) Our lives can be the scent of life to others. (2 Corinthians 2:16)
Just as you identified by touch the presence of items that you could not see, we can identify the presence of God in the ways he touches our lives. Many times he uses other people to touch our lives. Even today, you may not see Jesus, but you know he is there and has other people to take care of you. Sometimes we cannot see, but we can smell or taste. Our spiritual gifts and our relationship with God can serve as a taste or smell to entice others to taste and see that the Lord is Good. (Psalm 34:8) Our lives can be the scent of life to others. (2 Corinthians 2:16)
¦ Fruit of the Spirit Towers
GAMBAR Aktivitas:
.......................
GAMBAR Aktivitas:
.......................
.......................
🔎Proyek Ketaatan:
Dalam minggu ini, pikirkan satu atau lebih buah Roh yang akan kamu lakukan bersama keluargamu. Diskusikan dan tuliskan bagaimana kamu dan keluargamu akan melakukan proyek tersebut. Tutuplah diskusi dengan Saat Teduh bersama dengan bahan berikut : Growing Fruit.
Growing Fruit
Howie dan Trent berlari ke arah pohon apel. Seperti biasa, Trent, yang lebih tua dan lebih cepat, sampai di sana terlebih dahulu. Bahu Howie merosot. Tidak peduli seberapa keras ia mencoba, ia tidak bisa berlari lebih cepat kakaknya.
Namun ketika Howie mencapai tangga dekat pohon apel, Trent menunggu di bagian bawah tangga. "Kau mau duluan?" Trent mengulurkan ember.
Howie tidak menunjukkan keterkejutannya. "Tentu." Dia menyambar ember dan bergegas menaiki anak tangga sebelum Trent bisa berubah pikiran .
Ketika ia mengambil setiap apel dalam jangkauan, ia mencoba untuk turun, tapi ember itu terlalu berat. Apakah Trent akan memanggilnya orang lemah? Pikir Howie.
"Sini, aku akan bantu kamu," kata Trent. "Berikan saya embermu."
Howie mengikuti instruksi kakaknya sedikit hati-hati. "Ingin memetik apel lagi?" Tanya Trent.
Howie curiga. "Kenapa kau begitu baik ?"
Trent tersipu. "Dalam Pioneer Clubs yang aku ikuti, kita berbicara tentang buah Roh. Aku berdoa agar Tuhan membantuku memiliki lebih dari satu buah Roh dalam hidupku. Kebaikan adalah bagian dari buah Roh."
Howie menatap Trent. Tuhan benar-benar bisa membantu mengubah saudaranya...
Bacaan : Galatia 5:22-25
Ayat-ayat tersebut mengatakan bahwa Allah membantu menumbuhkan buah Roh Kudus dalam diri kita asalkan kita taat kepada-Nya.
Pikirkan :
• Siapa yang menuntun kita saat kita mengembangkan buah Roh ?
• Siapa tokoh Alkitab yang merupakan contoh sempurna dari orang yang menghasilkan buah Roh?
Lakukan :
• Pilih salah satu atau beberapa kualitas dari daftar dalam ayat 22 dan 23, yang ingin kamu lakukan bersama keluarga dalam semester ini. Mintalah Tuhan untuk tumbuh buah yang di dalam kamu juga di dalam keluargamu.
Berdoa
Mintalah Roh Kudus untuk membimbing kamu dan keluargamu, sehingga kamu dan keluargamu menghasilkan hal-hal yang baik.
Apa gunanya? Perubahan Trent yang dilihat Howie, membuat Howie ingin berubah. Jika Allah berubah Trent, maka Dia bisa mengubah aku juga, pikir Howie. Allah menggunakan buah yang tumbuh di dalam diri kita untuk menarik orang kepadanya.
🏆Tugas Orangtua :
Dalam minggu ini, pikirkan satu atau lebih buah Roh yang akan kamu lakukan bersama keluargamu. Diskusikan dan tuliskan bagaimana kamu dan keluargamu akan melakukan proyek tersebut. Tutuplah diskusi dengan Saat Teduh bersama dengan bahan berikut : Growing Fruit.
Growing Fruit
Howie dan Trent berlari ke arah pohon apel. Seperti biasa, Trent, yang lebih tua dan lebih cepat, sampai di sana terlebih dahulu. Bahu Howie merosot. Tidak peduli seberapa keras ia mencoba, ia tidak bisa berlari lebih cepat kakaknya.
Namun ketika Howie mencapai tangga dekat pohon apel, Trent menunggu di bagian bawah tangga. "Kau mau duluan?" Trent mengulurkan ember.
Howie tidak menunjukkan keterkejutannya. "Tentu." Dia menyambar ember dan bergegas menaiki anak tangga sebelum Trent bisa berubah pikiran .
Ketika ia mengambil setiap apel dalam jangkauan, ia mencoba untuk turun, tapi ember itu terlalu berat. Apakah Trent akan memanggilnya orang lemah? Pikir Howie.
"Sini, aku akan bantu kamu," kata Trent. "Berikan saya embermu."
Howie mengikuti instruksi kakaknya sedikit hati-hati. "Ingin memetik apel lagi?" Tanya Trent.
Howie curiga. "Kenapa kau begitu baik ?"
Trent tersipu. "Dalam Pioneer Clubs yang aku ikuti, kita berbicara tentang buah Roh. Aku berdoa agar Tuhan membantuku memiliki lebih dari satu buah Roh dalam hidupku. Kebaikan adalah bagian dari buah Roh."
Howie menatap Trent. Tuhan benar-benar bisa membantu mengubah saudaranya...
Bacaan : Galatia 5:22-25
Ayat-ayat tersebut mengatakan bahwa Allah membantu menumbuhkan buah Roh Kudus dalam diri kita asalkan kita taat kepada-Nya.
Pikirkan :
• Siapa yang menuntun kita saat kita mengembangkan buah Roh ?
• Siapa tokoh Alkitab yang merupakan contoh sempurna dari orang yang menghasilkan buah Roh?
Lakukan :
• Pilih salah satu atau beberapa kualitas dari daftar dalam ayat 22 dan 23, yang ingin kamu lakukan bersama keluarga dalam semester ini. Mintalah Tuhan untuk tumbuh buah yang di dalam kamu juga di dalam keluargamu.
Berdoa
Mintalah Roh Kudus untuk membimbing kamu dan keluargamu, sehingga kamu dan keluargamu menghasilkan hal-hal yang baik.
Apa gunanya? Perubahan Trent yang dilihat Howie, membuat Howie ingin berubah. Jika Allah berubah Trent, maka Dia bisa mengubah aku juga, pikir Howie. Allah menggunakan buah yang tumbuh di dalam diri kita untuk menarik orang kepadanya.
Bersama anak, pikirkan dan diskusikan satu atau lebih buah Roh yang akan dikembangkan bersama menjadi proyek ketaatan keluarga dalam semester ini. Kemudian tuliskan bagaimana keluarga akan melakukan proyek tersebut. Tutuplah diskusi dengan Saat Teduh terlampir : Growing Fruit.
Buah Roh yang akan keluarga kami kembangkan bersama dalam semester ini : ................



Comments
Post a Comment