πTujuan :
- Mengerti dan percaya bahwa Tuhan selalu menjawab doa
- Belajar mengerti jawaban doa dari Tuhan : ya, tidak atau tunggu
- Mengerti bahwa doa adalah proses perjalanan bersama Tuhan
- Mengerti Tuhan tetap mengasihi meski menjawab “tidak”
π Ayat hafalan :
Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam namaKu. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Yohanes 16:24
Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam namaKu. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Yohanes 16:24
π¨ Latar belakang pengajaran :
...........................................................
...........................................................
π π£ Attention Grabber :
..........................
π Bahan Cerita :
I Need Thee Every Hour
Fokus alkitab
Doa adalah nafas orang Kristen dalam proses perjalanan hidupnya bersama Tuhan.
Baik di waktu suka maupun duka, doa senantiasa dapat diucapkan kepada Tuhan.
Sekalipun jawaban doa tidak sesuai dengan kehendak kita, tetaplah berdoa, berelasi dengan Tuhan, karena hanya DIA yang tahu siapa kita, mau ke mana arah tujuan hidup kita, dan masa depan kita.
Kehidupan Raja Daud mencerminkan hal itu.
Ia senantiasa berelasi dengan Tuhan, apapun yang sedang ia alami.
π Alat Peraga :
.....................................................
π£ Step by Step :
...................................................................................
πΌπΈ Lagu :
Ya tuhan, tiap jam
Kj 457
Ya Tuhan, tiap jam kumemerlukanMu
Engkaulah yang memb’ri sejahtera penuh
Ref :
Setiap jam ya, Tuhan, Dikau kuperlukan
Kudatang Jurus’lamat, berkatilah
Ya Tuhan, tiap jam, di suka dukaku
Jikalau Tuhan jauh, percuma hidupku
π¨ IDE Aktivitas :
Berkunjung ke rumah salah satu anak Tuhan untuk mendengarkan kesaksian tentang doanya yang dijawab oleh Tuhan.
Bacalah kisah Amy Carmichael.
Tuliskan jawaban doa dari Tuhan dalam kehidupannya.
Amy Wilson Carmichael (16 Desember 1867 - 18 Januari 1951) adalah seorang misionaris Kristen yang membuka panti asuhan dan mendirikan misi di India. Dia melayani selama 55 tahun tanpa pernah mengambil cuti dan menulis banyak buku tentang pekerjaan misionaris di sana.
Amy Wilson Carmichael dilahirkan di sebuah desa kecil di Irlandia Utara. Orang tuanya adalah orang Kristen Presbiterian yang saleh dan dia adalah sulung dari tujuh bersaudara.
Waktu kecil, Carmichael berharap dia memiliki mata berwarna biru, bukannya coklat. Dia sering berdoa pada Tuhan Yesus supaya mengubah warna matanya dan akhirnya kecewa saat harapannya itu tak pernah terkabul. Ketika dia dewasa, dia menyadari bahwa orang India yang bermata coklat akan lebih mudah menerimanya karena dia juga bermata coklat. Dia akan sulit mendapatkan penerimaan mereka jika matanya berwarna biru.
Setelah kematian ayahnya,Carmichael diadopsi dan diajari oleh Robert Wilson, salah seorang Pendiri Konvensi Keswick. Dalam banyak hal sebenarnya ia tidak cocok untuk menjadi misionaris. Dia menderita neuralgia, penyakit saraf yang membuat seluruh tubuhnya lemah dan sakit dan seringkali membuat dirinya di tempat tidur selama berminggu-minggu.
Pada Konvensi Keswick tahun 1887, ia mendengar Hudson Taylor berbicara tentang kehidupan misi. Segera setelah itu, dia menjadi yakin akan panggilannya untuk melayani pekerjaan Tuhan dalam bidang misi.
Awalnya Carmichael melakukan perjalanan ke Jepang selama lima belas bulan. Tapi setelah periode pelayanan singkat di Sri Lanka, dia menemukan panggilan seumur hidupnya di India. Dia ditugaskan oleh Church of England Zenana Mission. Sebagian besar pelayanannya adalah melayani para wanita muda, beberapa di antaranya diselamatkannya dari pelacuran. Organisasi yang didirikannya dikenal sebagai Persekutuan Dohnavur. Dohnavur terletak di Tamil Nadu, tiga puluh mil dari ujung selatan India. Persekutuan itu menjadi tempat perlindungan bagi lebih dari seribu anak-anak yang menghadapi masa depan yang suram.
Untuk menghormati budaya India, ia sendiri mengenakan pakaian India, dicelupnya kulitnya dengan kopi gelap. Ia sering melakukan perjalanan jauh yang panas dan berdebu untuk menyelamatkan satu anak dari penderitaan.
Untuk menghormati budaya India, ia sendiri mengenakan pakaian India, dicelupnya kulitnya dengan kopi gelap. Ia sering melakukan perjalanan jauh yang panas dan berdebu untuk menyelamatkan satu anak dari penderitaan.
Sementara melayani di India, Amy menerima surat dari seorang wanita muda yang sedang mempertimbangkan kehidupan sebagai seorang misionaris. Dia bertanya Amy, "Seperti apakah kehidupan misionaris?" Amy menulis kembali dan berkata sederhana,
"Kehidupan misionaris hanyalah sebuah kesempatan untuk mati"
Carmichael adalah seorang penulis yang produktif, menghasilkan tiga puluh lima buku, termasuk Things as They Are: Mission Work in Southern India (1903), His Thoughts Said . . . His Father Said (1951), If (1953), Edges of His Ways (1955) dan God's Missionary (1957).
Carmichael adalah seorang penulis yang produktif, menghasilkan tiga puluh lima buku, termasuk Things as They Are: Mission Work in Southern India (1903), His Thoughts Said . . . His Father Said (1951), If (1953), Edges of His Ways (1955) dan God's Missionary (1957).
Pada tahun 1931, Carmichael jatuh dan terluka parah, membuatnya harus banyak terbaring di tempat tidurnya sampai kematiannya. Dia meninggal di India pada tahun 1951 pada usia 83. Dia meminta agar tidak ada batu diletakkan di atas kuburannya. Akhirnya anak-anak yang diasuhnya menempatkan tempat mandi burung di atas kuburannya dengan tulisan "Amma", yang berarti ibu dalam bahasa Tamil.
Biografinya mencatat ucapannya yang terkenal :
"Seseorang dapat memberi tanpa mencintai, tapi seseorang tidak dapat mencintai tanpa memberi. "
Teladannya sebagai misionaris menginspirasi orang-orang (termasuk Jim Elliot dan istrinya Elisabeth Elliot) untuk mengejar panggilan yang sama.
"Seseorang dapat memberi tanpa mencintai, tapi seseorang tidak dapat mencintai tanpa memberi. "
Teladannya sebagai misionaris menginspirasi orang-orang (termasuk Jim Elliot dan istrinya Elisabeth Elliot) untuk mengejar panggilan yang sama.
"Give me the Love that leads the way
The Faith that nothing can dismay
The Hope no disappointments tire
The Passion that'll burn like fire
Let me not sink to be a clod
Make me Thy fuel, Flame of God"
The Faith that nothing can dismay
The Hope no disappointments tire
The Passion that'll burn like fire
Let me not sink to be a clod
Make me Thy fuel, Flame of God"
"You can give without loving, but you cannot love without giving."
http://inspirazio.blogspot.com/2011/09/amy-wilson-carmichael.html
-

Comments
Post a Comment