π Tujuan :
1. Anak memahami daya hibur dari media dan dapat membedakan hiburan yang benar dan salah.
2. Anak dapat menyebutkan hiburan apa yang diberikan oleh media tersebut.
π Ayat hafalan :
Filipi 4:8
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
π π£Attention Grabber:
Filipi 4:8
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
............
π Bahan Cerita :
Cerita Bebas; Kacau dalam Kotak Mainan, Phil Phillips (hal. 38)
Amelia merengek-rengek ingin ikut ke bioskop. Kata mama, ”Ini film untuk remaja, anak-anak dilarang masuk. Jadi hanya kakak yang boleh menonton.” Amelia baru tahu ternyata tidak setiap film boleh ia tonton. “Aku kan cuma senang menonton fllm, Ma. Itu kan hanya hiburan...” Lalu Mama menjelaskan, ”Meskipun cuma hiburan, tetap ada aturan yang sebaiknya kita ikuti, sehingga hiburan itu dapat benar-benar kita mengerti dan nikmati.”
Tahukah kamu? Anak-anak prasekolah menghabiskan waktu lebih banyak untuk menonton TV daripada yang diperlukan untuk meraih gelar sarjana. Sewaktu lulus dari sekolah menengah, hampir semua anak hanya menghabiskan 11.000 jam di sekolah, tetapi lebih dari 15.000 jam untuk menonton televisi. Tidak lebih dari sepertiga orangtua yang mau berusaha untuk meneliti kadar dan materi acara televisi yang layak ditonton anak-anak. Televisi memiliki kekuatan untuk meningkatkan atau menghambat pertumbuhan anak. Mengapa kamu senang menonton TV? Tentunya kamu menikmati hiburan dari acara-acara televisi. Baik orang dewasa maupun anak-anak membutuhkan hiburan. Pada masa kini, selain dari televisi, hiburan banyak kita dapatkan dari game online, youtube, lagu-lagu dari internet, dlsb. Kita boleh menikmati hiburan dari media di sekitar kita, namun kita harus ingat Firman Tuhan yang mengatakan “Jangan ada Allah lain di hadapan-Ku.” (Keluaran 20:3). Bagaimana media menghiburmu? Apakah media menggantikan Allah dalam pikiranmu? Apakah kamu merasa ada sesuatu yang kurang jika kamu tidak berelasi dengan media tersebut? Hati-hati! Jangan sampai media menjadi Allah lain dalam hidupmu! Kita dapat mengembangkan hiburan lain dari permainan kelompok, misalnya board game (monopoli, kartu remi, ular tangga, memory card) atau permainan tradisional lainnya. Tentunya lebih menyenangkan jika media dapat menghiburmu sekaligus memberikan manfaat positif bagi dirimu sendiri, maupun dalam relasi dengan sesamamu (keluarga dan teman-temanmu).
π Alat PERAGA:
Template Alat Peraga, klik disini.
π£ Step by Step:
- Snack time sebelum kelas dimulai - 10-15menit
- Doa bergiliran sesuai urutan abjad nama anak.
- Bernyanyi 1 Lagu dari buku kurikulum
- Firman Tuhan melalui alat peraga
- Doa bergiliran sesuai urutan abjad nama anak.
- Bernyanyi 1 Lagu dari buku kurikulum
- Firman Tuhan melalui alat peraga
- Aktivitas Kelas.
- Aktivitas Ayat Hafalan (Tentative tergantung jam kelas).
- Akhiri kelas dengan mengulang lagu Tema, Doa pulang.
- Aktivitas Ayat Hafalan (Tentative tergantung jam kelas).
- Akhiri kelas dengan mengulang lagu Tema, Doa pulang.
πΌπΈ Lagu :
Tuhan Yesus aku berjanji,
jadi murid-Mu yang setia.
Rajin berdoa, baca Alkitab,
s’lalu bersaksi bagi-Mu.
Akal iblis aku menolak,
firman Tuhan aku menurut.
Dari s’karang sampai s’lamanya,
tetap setia pantang mundur.
Tuhan Yesus aku berjanji,
jadi murid-Mu yang setia.
Rajin berdoa, baca Alkitab,
s’lalu bersaksi bagi-Mu.
Akal iblis aku menolak,
firman Tuhan aku menurut.
Dari s’karang sampai s’lamanya,
tetap setia pantang mundur.
π¨ IDE Aktivitas :
· Bermain Scrabble/ board game
· Bermain secara kelompok permainan tradisional
Setelah bermain, anak diminta menyebutkan hiburan yang didapat dan manfaatnya (misal : seru dan makin mahir)
πTugas Orangtua :
Papa, Mama, perkenalkan pada anak, permainan board game/permainan tradisional yang pernah papa mama mainkan. Tekankan pada anak, tidak hanya dari media elektronik saja, anak mendapatkan hiburan. Sharingkan bagaimana papa dan mama melakukannya!

Comments
Post a Comment